
Jakarta –
Bengkuang atau Jicama dalam bahasa Inggris merupakan buah yang umum ditemukan di Indonesia. Bengkuang memiliki daging buah berwarna putih, tekstur padat, dan rasa yang menyegarkan.
Bengkuang juga mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan tubuh. 100 gram bengkuang mengandung:
- Konten kalori: 49
- Karbohidrat – 12 gram
- Protein: 1 gram
- Lemak: 0,1 gram
- Serat: 6,4 gram
- Vitamin C: 44% dari jumlah harian yang direkomendasikan.
- Folat: 4 persen dari jumlah harian yang direkomendasikan
- Zat besi: 4 persen dari asupan harian yang direkomendasikan
- Magnesium: 4 persen dari jumlah harian yang direkomendasikan
- Kalium: 6 persen dari asupan harian yang direkomendasikan
- Mangan: 4% dari asupan harian yang direkomendasikan.
Selain nutrisi yang disebutkan di atas, bengkuang juga mengandung beberapa vitamin A, B6, vitamin E, thiamin, riboflavin, zinc, dan kalsium. Kandungan nutrisi inilah yang membuat buah bengkuang begitu baik untuk kesehatan.
iklan
Gulir untuk melanjutkan konten.
Lalu apa saja manfaat buah bengkuang? Berikut manfaat buah bengkuang yang dilansir dari berbagai sumber.
1. Pencegahan kerusakan sel
Bengkuang mengandung beberapa antioksidan yang bermanfaat mencegah kerusakan sel.
tersebut Garis kesehatan, antioksidan dapat melawan efek radikal bebas, molekul penyebab stres oksidatif. Beberapa penelitian mengaitkan stres oksidatif dengan penyakit kronis seperti diabetes, penyakit kardiovaskular, dan penurunan kognitif.
2. Menjaga kesehatan jantung
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, antioksidan yang terdapat pada buah bengkuang membantu mencegah penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung.
Tak hanya itu, bengkuang juga tinggi serat sehingga mampu menghambat penumpukan lemak dan menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Kolesterol tinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan gagal jantung.
3. Memperlancar pencernaan
Pola makan tinggi serat dapat membantu meningkatkan fungsi pencernaan. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan kaya serat seperti bengkuang mendukung fungsi pencernaan dan memperlancar buang air besar.
Bengkuang juga mengandung zat yang disebut inulin. Penelitian menunjukkan bahwa inulin dapat membantu mengatasi sembelit dengan meningkatkan frekuensi buang air besar sebesar 31 persen.
Bengkuang mengandung banyak air untuk menghidrasi tubuh dan mencegah sembelit.
Tidak hanya padat nutrisi, bengkuang juga rendah kalori. Hal ini membuat bengkuang cocok dikonsumsi oleh orang yang sedang diet untuk menurunkan berat badan.
Bengkuang juga mengandung air dan serat yang meningkatkan rasa kenyang dan menekan nafsu makan. Kandungan serat pada bengkuang membantu menyeimbangkan kadar gula darah sehingga mengurangi obesitas.
5. Memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Bengkuang mendukung sistem kekebalan tubuh dalam beberapa cara. Selain kaya akan antioksidan yang mencegah kerusakan sel, bengkuang memiliki efek antivirus dan antijamur yang melindungi tubuh dari penyakit.
Bengkuang juga memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Vitamin C merupakan salah satu mikronutrien yang berperan penting dalam membangun sistem kekebalan tubuh.
6. Mencegah kanker pada tingkat tinggi
Radikal bebas dan stres oksidatif merupakan penyebab potensial kanker. Buah bengkuang dipercaya dapat mengurangi risiko jenis kanker tertentu karena melawan radikal bebas dan mencegah stres oksidatif.
Kandungan serat pada bengkuang membantu mengurangi risiko kanker usus besar. Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang mengonsumsi lebih dari 27 gram serat makanan setiap hari memiliki risiko 50 persen lebih rendah terkena kanker usus besar.
Menonton video”Inilah perbedaan KRIS dan BPJS Kesehatan Departemen.“
[Gambas:Video 20detik]
(Pada/Naf)