Alasan mengapa Eropa dilanda cuaca panas 'neraka' terungkap, kondisi yang mematikan-Blogicakicak.com

Blogicakicak.com-



Jakarta

Kebakaran di Eropa telah melanda benua ini dengan suhu panas yang belum pernah terjadi sebelumnya. Menurut pengawas Bumi Uni Eropa Copernicus dan Organisasi Meteorologi Dunia, elemen-elemen pencuri panas yang menutup atmosfer membantu mendorong suhu Eropa ke tingkat tertinggi atau tertinggi kedua yang pernah tercatat tahun lalu.

Emisi gas rumah kaca adalah penyebab terbesar cuaca hangat yang tidak biasa pada tahun lalu. Selain itu, faktor-faktor seperti pola cuaca El Nino juga berperan.

Laporan iklim gabungan kedua organisasi menunjukkan bahwa kematian akibat panas di Eropa telah meningkat sebesar 20 persen.

iklan

Gulir untuk melanjutkan konten.

Panas yang ekstrim menimbulkan risiko kesehatan tertentu bagi pekerja di luar ruangan, lansia, dan orang-orang dengan penyakit penyerta seperti penyakit kardiovaskular dan diabetes.

“Biaya yang harus ditanggung jika kita mengambil tindakan terhadap perubahan iklim mungkin tampak tinggi,” kata Sekretaris Jenderal WMO Celeste Saulo, “tetapi kerugian jika kita tidak mengambil tindakan terhadap perubahan iklim jauh lebih besar,” lapor The Guardian pada Selasa (23/4/2024). ).

Laporan Copernicus dan Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) mengenai iklim Eropa tahun lalu mengungkapkan kondisi ekstrem, termasuk gelombang panas pada bulan Juli, yang menyebabkan 41 persen Eropa selatan mengalami tekanan panas yang sangat kuat atau parah. Sepanjang hari.

Menurut Reuters, beberapa wilayah di Italia mencatat kematian 7 persen lebih banyak dari biasanya pada bulan Juli lalu. Di antara korban tewas adalah seorang pria berusia 44 tahun yang sedang melukis di tanda jalan yang runtuh di kota Lodi di utara.

Sebagian wilayah Spanyol, Prancis, Italia, dan Yunani akan mengalami panas ekstrem hingga sepuluh hari pada tahun 2023, yang didefinisikan sebagai suhu di atas 46 derajat Celcius, sehingga diperlukan tindakan segera untuk menghindari sengatan panas dan kondisi lainnya.

Di sisi lain, panas memicu cuaca ekstrem, termasuk banjir, karena atmosfer hangat lebih banyak menampung uap air, yang bila dilepaskan menyebabkan hujan deras.

Menonton video”Banyak kota-kota besar di Tiongkok yang dilanda panas ekstrem
[Gambas:Video 20detik]
(suk/naf)

Sumber link

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama